admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkot Blitar Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Area CFD Blitar Gemas

Admin Kota 21 Oct 2026 20x
Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemkot Blitar Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Area CFD Blitar Gemas

Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Car Free Day (CFD) Blitar Gemas, Minggu (18/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Kegiatan ini menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin berharap, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terutama di tengah dinamika harga sejumlah komoditas. Selain meringankan pengeluaran rumah tangga, kegiatan ini juga diharapkan mendukung pengendalian inflasi daerah.

"Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membantu mengendalikan harga komoditas pangan dan menjaga inflasi. Harapannya, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, khususnya kebutuhan pangan pokok," ungkapnya.

Sejumlah komoditas pangan dijual dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp55 ribu per kemasan lima kilogram, beras premium Rp14.900 per kilogram, daging ayam Rp30 ribu per kilogram, dan minyak goreng Rp15.500 per liter. Selain itu, cabai rawit dijual Rp4 ribu per ons, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp5 ribu per ons, serta hati dan ampela ayam Rp10 ribu per kilogram.

Melati - Warga Kelurahan Bendogerit, menilai Gerakan Pangan Murah membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Ia mencontohkan, daging ayam yang biasanya dibeli dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram bisa diperoleh seharga Rp30 ribu per kilogram dalam kegiatan tersebut.

"Adanya Gerakan Pangan Murah ini membantu sekali karena beberapa bahan bisa didapatkan dengan harga lebih murah dibandingkan saat saya berbelanja di luaran, seperti daging ayam dan cabai ini tadi relatif lebih terjangkau," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga komoditas. (pang)