Kota Blitar - Sebanyak 76 kafilah Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Kota Blitar, akhirnya berangkat ke Kabupaten Lumajang (25/9/2026). Rombongan diberangkatkan dari kantor Kemenag Kota Blitar, untuk mengikuti Porsadin VII tingkat Jawa Timur, yang berlangsung sampai 27 September nanti.
Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kota Blitar, Gigih Mardana mengatakan keberangkatan kafilah dilakukan sejak pagi agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Setibanya di Lumajang, kafilah akan menyelesaikan administrasi sekaligus mengikuti pengambilan dan pengundian nomor urut penampilan.
Gigih menjelaskan, pembukaan Porsadin VII dijadwalkan berlangsung Jumat malam. Selanjutnya, berbagai cabang perlombaan akan digelar hari Sabtu, sedangkan seluruh rangkaian kegiatan ditutup hari Minggu.
"Memang segera berangkat, supaya bisa mengikuti ceremony pembukaannya, nanti malam," terangnya.
Menurut Gigih, persiapan kafilah Kota Blitar telah dilakukan secara maksimal melalui latihan rutin di masing-masing Madrasah Diniyah (Madin). Sebab, kafilah yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari sejumlah Madin di Kota Blitar.
“Persiapan saya pikir sudah sangat maksimal, jadi yang kita bisa semua diusahakan, mulai dari latihan rutin di masing-masing Madin, kemudian latihan gabungan dan pembinaan. Puncaknya adalah saat ini, ini buah hasil latihan dan hasil seleksi dari berbagai Madin,” ujar Gigih.
Datang sebagai juara umum pada gelaran sebelumnya, Gigih berharap para peserta dapat mempertahankan prestasi tersebut dan kembali membawa pulang piala juara umum ke Kota Blitar.
Namun, Gigih meminta para peserta, yang mayoritas masih anak-anak dan santri Madin, tidak terbebani dengan target tersebut. Menurutnya, status juara umum harus dijadikan motivasi untuk memberikan penampilan terbaik, bukan tekanan yang justru mengganggu konsentrasi peserta selama mengikuti perlombaan.
“Targetnya memang mempertahankan juara umum, tapi mohon untuk tidak membebani kafilah karena pesertanya mayoritas masih anak-anak santri Madin. Saya titip, juara umum jangan dijadikan beban, tetapi jadikan sebagai motivasi untuk tampil maksimal,” pungkasnya. (Lang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023