Kota Blitar - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Blitar menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Musorkotlub) untuk menetapkan ketua pengganti antarwaktu (PAW) masa bakti 2024–2029. Melalui musyawarah ini, Hakim Sisworo terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinan PMI Kota Blitar sekaligus memastikan keberlangsungan program kemanusiaan organisasi.
Sekretaris PMI Kota Blitar, Eko Hariyanto menjelaskan Musorkotlub dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas pengunduran diri ketua sebelumnya, yakni Priyo Suhartono, per 30 Agustus 2026. Pelaksanaannya mengacu AD/ART PMI, yang diawali dengan konsultasi ke PMI Provinsi Jawa Timur dan rapat pleno yang digelar Plt. Ketua PMI Kota Blitar, Sidharta Djarot Riadi.
“Musorkotlub hari ini berjalan lancar, dihadiri Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Jawa Timur, Dewan Kehormatan, Pengurus PMI Kota Blitar, Koordinator Forum Relawan, pengurus kecamatan, dan staf. Total ada 30 orang yang hadir dan memiliki hak bersama dalam musyawarah hingga akhirnya secara aklamasi menyepakati Bapak Hakim Sisworo sebagai Ketua PAW PMI Kota Blitar,” ungkapnya.
Selain menetapkan ketua PAW, musyawarah tersebut juga menetapkan Dissie Laksmonowati Arlini sebagai bendahara. Seluruh hasil pleno selanjutnya dituangkan dalam berita acara yang akan disampaikan kepada pengurus PMI Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari proses penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan baru.
Sementara itu, Ketua PAW PMI Kota Blitar, Hakim Sisworo masa bakti 2024–2029 terpilih, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan Musorkotlub. Sambil menunggu terbitnya SK kepengurusan, pihaknya menegaskan komitmennya untuk menjaga kesinambungan program yang telah berjalan. Sekaligus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di Kota Blitar.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Musorkotlub PMI Kota Blitar berjalan lancar. Sambil menunggu SK terbaru terbit, kami sudah sepakat bersama teman-teman untuk melanjutkan program-program yang sudah ada, tentunya dengan berpegang pada tujuh prinsip dasar Palang Merah,” ujarnya.
Ke depan, PMI Kota Blitar juga merencanakan audiensi dengan sejumlah rumah sakit di wilayah Blitar Raya serta Ketua PMI Provinsi Jawa Timur. Langkah ini diharapkan menjadi ruang untuk memperoleh arahan dan masukan sekaligus memetakan peluang pengembangan program sesuai dengan kebutuhan pelayanan kemanusiaan. (pang)