Penjelasan :
Sebuah narasi yang membahas tentang beberapa hal menyangkut kesehatan beredar melalui media sosial Whatsapp. Dalam narasi yang cukup panjang ini terdapat satu klaim yang menyatakan bahwa kebiasaan minum air dingin sesudah makan dapat menyebabkan kanker. Dalam penjelasannya dikatakan bahwa air dingin yang diminum setelah makan akan mengentalkan lemak dari makanan dan membuatnya menjadi beku. Lemak inilah yang akan menempel di usus dan menyebabkan kanker usus.
Setelah dilakukan penelusuran terhadap informasi ini, dapat dikatakan bahwa ini merupakan informasi hoaks. Melansir dari artikel detikHealth, DR Dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, FINASIM, FACP, MMB mengatakan bahwa air es atau air dingin sama seperti air yang lain, tidak memiliki perbedaan khusus dan hanya suhunya saja yang berbeda. Konsumsi air dingin bukan faktor risiko terjadinya penyakit kanker. Minuman dingin lebih dianjurkan untuk dihindari karena memicu radang atau pilek pada mereka yang sensitif.
Tubuh memiliki cara kerja yang secara otomatis menaikkan suhu air dan makanan yang masuk. Walaupun secara langsung makanan ataupun minuman yang masuk ke dalam tubuh memiliki suhu yang dingin, namun setelah masuk ke dalam tubuh maka suhunya akan disesuaikan. Jadi anggapan bahwa lemak dapat dibekukan oleh air dingin sama sekali tidak benar.
Kelebihan lemak memang berpotensi menimbulkan gumpalan dan tumpukan. Tapi tumpukan ini akan bersarang di dinding pembuluh darah dan bukan di saluran cerna. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut plak.
Jadi dapat disimpulkan, narasi yang menyebutkan bahwa minum air minum setelah makan dapat sebabkan kanker adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
Sumber :