x

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bank BUMN Kota Blitar Tetap Beroperasi Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Blitar Kota - Selasa, (15/09/2020) Salah satu bank BUMN di Kota Blitar menjadi klaster penularan baru Covid-19, setelah 18 karyawan dinyatakan positif Covid-19. Angka penularan berkembang setelah petugas melakukan tracing kontak erat, didapatkan 5 orang terkonfirmasi positif covid19. Namun demikian, hingga sekarang kantor bank BUMN itu tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Hakim Sisworo, Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Blitar mengatakan, total ada 23 pasien konfirmasi dari Klaster Bank BUMN. Tidak hanya berasal dari Kota Blitar, sebagian ada yang berasal dari Kabupaten Blitar dan Kediri. Pasien yang berasal dari Kota Blitar sebanyak 10 orang, dengan rincian  9 karyawan dan 1 keluarga karyawan. Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi di rumah sakit darurat dan di gedung isolasi polkesma.

Hakim membenarkan, hingga kini bank BUMN tersebut tetap beroperasi, karena terdapat pelayanan yang tidak bisa dialihkan ke unit. Namun demikian pihaknya sudah berkoordinasi dengan pimpinan bank, yang menyatakan penutupan dan sterilisasi kantor sudah dilakukan 12 dan 13 September 2020. Selain itu, karyawan yang masuk adalah yang hasil swabnya negatif. Pihak bank juga menerapkan pembatasan bagi nasabah yang datang. Meski tidak menyebutkan jumlah maksimalnya, namun pihak bank memastikan physical distancing berlaku secara ketat. Pelayanan juga hanya dipusatkan di lantai 1 saja.

“Di kantor cabang ini hanya untuk pelayanan yang tidak bisa dilakukan di kantor unit. Kalau masyarakat sudah terlanjut datang lalu pelayanan yang diinginkan bisa dilakukan di kantor unit,  nanti diarahkan kesana. Tapi untuk transaksi besar dan harus dilakukan di kantor, tetap dilayani, teller yang disediakan hanya 1,” kata Hakim.

Sementara itu, Klaster Bank BUMN di Kota Blitar bermula ketika salah satu keryawannya melakukan rapid test sebagai syarat perjalanan, dengan hasil reaktif Covid-19. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke swab test, dan yang bersangkutan dinyatakan positif per 11 September 2020. (Kir)

 

Share icon
Dibaca : 25 kali