x

Plt. Wali Kota Blitar Pantau Tes SKD CPNS 2019

Blitar Kota - Plt. Wali Kota Blitar melakukan peninjauan langsung pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2019, di Basement Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Minggu, (12/02/2020). Ikut mendampingi, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD dan beberapa kepala OPD Pemerintah Kota Blitar.

Drs. H. Santoso. M. Pd, Plt. Wali Kota Blitar mengatakan peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah pada peserta ujian SKD CPNS 2019. Selain itu, juga untuk memberikan arahan kepada pelaksana yakni BKD Kota Blitar agar memberikan pelayanan terbaik selama ujian berlangsung. Santoso menegaskan, selama melakukan pemantauan, tidak ada kendala dan pelanggaran yang terjadi. Pihaknya menjamin pelaksanaan ujian SKD CPNS ini berlangsung transparan dan bebas kecurangan. Mengingat ujiannya menggunakan system Computer Assisted Test (CAT) sehingga tidak ada celah kecurangan apalagi calo. Menurutnya hasil ujian ini, murni hasil kerja peserta, jika hasilnya bagus maka bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu Seleksi Komptensi Bidang (BKD).

“Jadi pola perekrutan CPNS ini tidak bisa dipermainkan lagi. Jadi kalau ditafsirkan ke hal - hal lain ini sangat tidak mungkin, sehingga kita berharap kualitas hasil ujian ini sesuai dengan kemampuan peserta dan standart yang telah ditetapkan Pemerintah, ” jelas Santoso.

Syahrul Alim, Ketua DPRD Kota Blitar juga menyampaikan hal senada. Menurut Syahrul, pelaksanaan ujian SKD CPNS menggunakan systemCAT ini sangat kredibel, bisa meyakinkan masyarakat, bahwa perekrutan CPNS transparan. Pihaknya juga berharap, dengan tahapan yang cukup ketat ini, bisa menghasilkan ASN yang profesional di lingkungan Pemerintah Kota Blitar.

“Kita harus apresiasi yak arena peminat pelamar di Kota Blitar ini sangat tinggi. Terdapat 5000 lebih pelamar, padahal formasi yang dibutuhkan hanya 198 orang. Padahal di daerah sekitar, tidak sebanyak itu. Semoga sampai hari terakhir bisa berjalan lancar, ” tegas Syahrul.

Sementara itu, ujian SKD CPNS Kota Blitar 2019 diikuti 5.390 peserta. Memperebutkan 198 formasi, dengan rincian kebutuhan 66 tenaga kesehatan, 100 tenaga pendidik dan 32 tenaga teknis. Ujian SKD berlangsung 16 sampai 19 Februari 2020, dibagi dalam 5 sesi, mulai dari jam 08.00 WIB sampai 18.00 WIB. Setiap sesi memiliki durasi 1,5 jam, diikuti sekitar 258 peserta. (Kir)

Share icon
Dibaca : 212 kali