x

Kesadaran Masyarakat Terhadap 3M Plus Meningkat

Blitar Kota - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) biasanya mewabah ketika musim penghujan tiba. Di Kota Blitar, meski curah hujan masih tinggi, temuan kasus DBD justru mengalami penurunan. Demikian disampaikan Didik Jumianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar saat dikonfirmasi di kantornya Senin, (27/01/2020).

Didik mengatakan, jika dibandingkan tahun lalu kasus DBD di Kota Blitar turun drastis.  Pada Januari 2019, terdapat 78 kasus yang ditemukan dinas setempat. Terlampau jauh dibanding data selama Januari 2020, baru tiga kasus yang ditemukan. Didik menyebut, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penurunan itu terjadi. Diantaranya kesadaran masyarakat terhadap Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus meningkat dan berjalannya program satu rumah satu jumantik.

“Antara Januari 2019 dan Januari 2020, kasus DBD di Kota Blitar mengalami trend penurunan. Perbandingannya cukup jauh, karena angka bebas jentiknya cukup tinggi. Gerakan PSN secara masif yang dilakukan masyarakat juga mendukung, ” Jelas Didik.

Namun demikian, Didik tetap menghimbau agar masyarakat waspada karena selama musim penghujan, potensi perkembangbiakan nyamuk aides aigepty masih tinggi. Pihaknya juga terus berupaya untuk berkoordinasi dengan lintas pihak terkait mulai dari rumah sakit, puskesmas dan kecamatan untuk terus memantau dan mengantisipasi DBD.

Sekedar diketahui, penyebaran penyakit DBD menjadi perhatian Pemerintah Kota, karena dari 21 kelurahan yang ada, hanya dua yang tidak masuk wilayah endemis, yaitu Kelurahan Karangsari dan Tlumpu. (Kir)

Share icon
Dibaca : 8 kali