x

Hari Kedua Operasi Yustisi, Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Blitar Kota - Selasa, (15/09/2020) Hari kedua operasi yustisi yang digelar oleh Polres Blitar Kota bersama jajaran TNI, Polisi Pamong Praja , dan Gugus Tugas penanganan covid-19.  Guna untuk mendisiplinkan masyarakat yang sedang beraktifitas diluar rumah. Operasi yustisi ini digelar di Jl. Merdeka depan Alon - Alon Kota Blitar. Hari kedua ini Polres Blitar Beserta Jajaran berhasil menjaring 16 masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan saat berkendara terutama dalam hal penggunaan masker. 

Iptu Ahmad Rochan, Kasubag Humas Polres Blitar Kota mengatakan, pada hari kedua operasi yustisi ini, kepolisian melibatkan hakim dan jaksa untuk melaksanakan sidang ditempat. Menurut Rochan, dari 16  orang yang melanggar hakim memutuskan 1 orang harus ditahan KTP-nya, 11 orang mendapatkan teguran tertulis, dan 4 pelanggar dikenai saksi tindak pidana ringan atau tipiring, dengan kewajiban membayar denda. Besaran denda bervariasi, mulai Rp. 10 ribu bagi pelanggar yang tidak memakai masker dengan benar, dan Rp. 20 ribu bagi pelanggar yang membawa masker namun tidak dipakai. Sedangkan bagi yang tidak membawa masker sama sekali denda yang ditetapkan lebih besar lagi, hingga maksimal Rp. 200 ribu. 

"Operasi Yustisi ini kan untuk membuat masyarakat semakin sadar dan disiplin, tidak harus dilakukan penindakan, pemakaian masker itu sudah menjadi adaptasi kebiasaan baru, dan menjadi budaya di kehidupan sehari-hari." Jelas Ahmad Rochman. 

Ahmad Rochan menambahkan,operasi yustisi merupakan tindak lanjut  instruksi Presiden melalui Perda Nomer 2 Tahun 2020, yang mengutamakan penegakan hukum. Sehingga dalam pelaksanaannya melibatkan hakim, jaksa dan panitera agar persidangan bisa dilakukan dengan cepat. (Sur)  

Share icon
Dibaca : 44 kali