x

Guru Ngaji dan Minggu Diminta Maksimalkan Peran Wujudkan Masyarakat Religius

Blitar Kota - Pembinaan dan pengarahan pada guru ngaji serta guru minggu ini, berlangsung di Balaikota Kusumowicitro, Senin, (02/03/2020). Diikuti Kepala Madin, TPQ dan guru mingguan se - Kota Blitar. Turut hadir dalam kesempatan ini, Plt. Wali Kota Blitar, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Blitar.

Santoso, Plt. Wali Kota Blitar mengatakan, pembinaan ini sebagai upaya Pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang religius sesuai keyakinan masing - masing. Guru ngaji dan guru minggu Kota Blitar diminta untuk memaksimalkan peran dalam menanamkan nilai - nilai agama pada masyarakat. Hal ini penting, karena akan berdampak pada terjaganya toleransi dan kondusifitas wilayah. Apalagi akhir Bulan April nanti, umat Islam akan menyambut Bulan Suci Ramadhan. Santoso berharap Kota Blitar dalam kondisi yang aman dan tentram, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Lebih - lebih kita akan memasuki Bulan Ramadhan, saya minta guru ngaji dan guru minggu ini memaksimalkan perannya, sehingga nanti saat pelaksaan bulan suci kondisi di Kota Blitar benar - benar aman dan tentram, ” jelas Santoso.

Sementara itu Subandi, Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Blitar menyebut jumlah guru ngaji dan guru minggu saat ini mencapai 1.687 orang. Dengan jumlah lembaga TPQ, Madin dan sekolah minggu sebanyak 283 lembaga. Subandi mengatakan, pembinaan dan pengarahan rutin dilakukan Pemerintah Kota agar tugas guru ngaji dan minggu berjalan sesuai tujuan. Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan teknis persiapan pembayaran jasa partisipasi masyarakat jasa pelayanan secara non tunai, guru ngaji dan guru minggu Kota Blitar. (Kir)

Share icon
Dibaca : 26 kali