x

Gandeng Dinas Kesehatan Kota Blitar, Kecamatan Kepanjenkidul Gelar Advokasi dan Sosialisasi 1 Rumah 1 Jumantik

Blitar Kota –  Advokasi dan Sosialisasi 1 Rumah 1 Jumantik merupakan hasil kerjasama Kecamatan Kepanjenkidul dan Dinas Kesehatan Kota Blitar. Berlangsung Selasa malam, (08/10/2019), di aula Kecamatan Kepanjenkidul. Kegiatan ini melibatkan Lurah, RT-RW, dan kader kesehatan kecamatan setempat.

Camat Kepanjenkidul, Parminto mengatakan, advokasi dan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai upaya antisipasi penyakit DBD. Apalagi saat ini, sudah memasuki musim penghujan, yang biasanya diikuti dengan meningkatnya potensi penyakit DBD. Menurut Parminto, pencegahan penyakit DBD harus dipahami masyarakat. Tidak hanya melalui Gerakan 3M yaitu menutup, menguras, dan mendaur ulang. Namun juga program 1 rumah 1 jumantik, yang kembali ditekankan pada sosialisasi ini. Masyarakat harus rutin melakukan pengecekan dan Gerakan 3M, supaya anggota kelurga jauh dari gigitan nyamuk aedes aegipty.

“Tahun lalu, di Kota Blitar jumlah penderita DBD kan cukup tinggi, nah ini sebagai upaya antisipasi kita. Program 1 rumah 1 jumantik di Kecamatan Kepanjenkidul sudah berjalan, namun perlu ditingkatkan. Untuk itu, dalam sosialisasi ini kembali kita tekankan upaya pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat itu apa saja,” kata Parminto.

Dalam kesempatan ini, Parminto menyebut, 7 kelurahan diwilayahnya masuk kategori endemis DBD. Sehingga kewaspadaan terhadap penyakit DBD harus ditingkatkan. Pihaknya bersama PKK juga akan meninjau keaktifan kader 1 rumah 1 jumantik, pasca dilakukannya sosialisasi ini.

Dalam kegiatan ini, mendatangkan narasumber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar Didik Jumianto, dan Kepala Puskesmas Kepanjenkidul Triana Sulistyaningsih. (Kir)

Share icon
Dibaca : 7 kali