x

Dinas Pendidikan Kota Blitar Minimalisir Gangguan PPDB Online SMP

Blitar Kota - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online atau jalur zonasi tingkat SMP di Kota Blitar akan segera dibuka pada hari Senin (18/05/2020). Dinas Pendidikan telah melakukan berbagai persiapan, termasuk mengantisipasi beberapa kendala yang terjadi. Termasuk potensi adanya website down dan error.

Priyo Suhartono, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar mengatakan, ini merupakan pendaftaran jalur terakhir bagi calon pendaftar, mengingat jalur prestasi afirmasi dan Pindah Tugas Orangtua (PTO) sudah selesai diselenggarakan.  Priyo mengaku terdapat beberapa perbedaan antara SMP dan SD. Untuk SMP memiliki pagu yang lebih besar, karena bisa mencapai 300-an lebih sedangkan SD ada diangka 40-an saja. Selain itu,  pendaftaran SD bagi warga kota dan luar kota memiliki jadwal yang berbeda. Sedangkan untuk SMP, pendaftaran zonasi bagi warga kota dan luar kota bersamaan di tanggal 18-20 Mei 2020, sehingga potensi website down dan error pun cukup besar. Tetapi, hal itu telah dipersiapkan sebaik mungkin bekerjasama dengan Diskominfotik Kota Blitar

“Kita sudah mengantisipasi kendala tersebut bersama Diskominfotik Kota Blitar, kapasitas server dan bandwidth kita tambah. Insyaallah tidak ada kendala karena kemarin di SD pun juga lancar,” jelas Priyo, dikonfirmasi tim redaksi Mahardhika FM, Sabtu (16/05/2020)

Priyo menambahkan, pendaftaran jalur zonasi cukup datang ke laman ppdb.blitarkota.go.id, lalu  memasukan NIK dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Selanjutnya, akan muncul titik koordinat rumah dan sekolah rekomendasi terdekat. Calon pendaftar bisa memilih dua sekolah terdekat dari rumah. Namun jika titik koordinat rumah tidak terbaca, bisa melapor ke admin sekolah asal dan tujuan atau dinas pendidikan.

“Kita ada hotline-nya dan tutorial di youtube channel aplikasi web Pemkot Blitar, silahkan itu dipelajari,” kata Priyo menambahkan

Priyo juga berpesan agar masyarakat menghilangkan stigma sekolah favorite, karena zonasi merupakan upaya pemerintah untuk memeratakan pendidikan. Semua sekolah akan menjadi favorit, sehingga masyarakat tidak perlu pesimis ketika tidak bisa daftar di sekolah yang diinginkan. (Kir)

Share icon
Dibaca : 22 kali