x

Tetap Laksanakan UNBK, Guru dan Siswa SMK di Blitar Wajib Cek Kesehatan Sebelum Ujian.

Blitar Kota - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Blitar Raya tetap melangsungkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditengah hangatnya pemberitaan tentang cirus Corona. Ujian dilaksanakan tanggal 16-19 Maret 2020. Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kota-Kabupaten Blitar pun memperketat pelaksanaan ujian sebagai langkah antisipasi virus Corona.

Trisilo Budi Prasetyo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan awa Timur Wilayah Kota-Kabupaten Blitar mengatakan, sebelum mengikuti ujian guru dan siswa harus melakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Serangkaian cek kesehatan, seperti tes suhu badan dilakukan untuk memastikan peserta ujian dan guru pengawas bebas virus Corona. Trisilo menegaskan, dari hasil tes kesehatan seluruh peserta UNKB Blitar raya sehat dan negative Corona. Pihaknya juga meminta setiap sekolah menyediakan hand sanitizer, karena pencegahan melalui cuci tangan juga dinilai efektif untuk memutus penularan Corona.

“Peserta dan guru sebelum masuk kelas harus mengikuti tes kesehatan dari petugas Puskesmas. Kita juga meminta masing-masing sekolah ini juga menyediakan hand sanitizer,” jelas Trisilo.

Trisilo menambahkan, total siswa SMK Blitar Raya yang mengikuti UNBK sebanyak 7.936 anak. Dengan rincian, siswa SMK Kota Blitar 3.394 siswa dari 18 lembaga sekolah. Sementara di Kabupaten Blitar, jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 4.542 siswa dari 32 lembaga sekolah. Trisilo menegaskan, selama siswa kelas 12 melaksanakan UNBK, siswa kelas 10 dan kelas 11 SMA dan SMK diminta untuk belajar sendiri di rumah mulai 16-29 Maret 2020. Kebijakan itu sesuai Surat Edaran Gubernur Jatim sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona. (Kir)

 

Share icon
Dibaca : 10 kali