x

Puluhan Dokter Hewan Diterjunkan Untuk Pantau Daging Kurban di Kota Blitar

Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan, khususnya pada Bidang Peternakan melaksanakan pemantauan penyembelihan hewan kurban sejak Rabu s/d Jumat, 21 s/d 23 Juli 2021. Hasilnya mayoritas daging kurban dinilai layak untuk dikonsumsi warga.

Kepala Bidang Peternakanan, Drh. Dewi Masitoh menjelaskan, untuk memantau daging kurban, melibatkan sekitar 20 dokter hewan. Dari hasil pantauannya pada Rabu (21/07/2021) terhadap 313 ekor hewan kurban sapi dan 865 ekor kambing, yang tersebar di seluruh kelurahan di Kota Blitar, pada hewan kurban lembu ditemukan kasus penyakit fasciola hepatica atau cacing hati sebanyak 75 ekor, pneumonia atau peradangan paru-paru 2 ekor. Sedangkan pada hewan kurban kambing, ditemukan kasus cacing hati sebanyak 59 ekor, dan kasus peradangan paru-paru 36 ekor.

Dewi menambahkan, pihaknya langsung memusnahkan hati dan paru, hewan kurban yang bermasalah, karena berbahaya jika dikonsumsi.

“Hati yang terindikasi terjangkit penyakit maka perlu dimusnahkan tergantung seberapa banyak infeksinya. Ada yang 100% terjangkit sehingga harus dibuang semua, tetapi dagingnya masih aman untuk dikonsumsi,” jelas Dewi saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (22/07/2021).

Dewi menambahkan, dari kegiatan pemantauan daging kurban pada ada 21 Juli 2021 itu, dirinya melihat kesadaran masyarakat terkait kesehatan dan keamanan daging semakin meningkat.Terbukti masyarakat tidak terburu-buru membagikan daging hewan kurban, sebelum dilakukan pengecekan oleh tim pemantau dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.(Sur)

Share icon
Dibaca : 12 kali