x

Pulang Kunker Dari Kab. Bandung Barat, Rombongan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Ikuti Serangkaian Tes Kesehatan.

Blitar Kota - Jumat (20 /03/ 2020), rombongan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar yang berangkat ke Kab. Bandung Barat, Senin 16 Maret 2020, akhirnya tiba di Kota Blitar. Setibanya di Stasiun Kereta Api Blitar, rombongan mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan di kantor dinas setempat.

Tri Iman Prasetyono-Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar mengatakan, sesuai rekomendasi dari tim kesehatan, rombongan dilarang pulang ke rumah, karena harus mengikuti prosedur pencegahan Covid 19, dengan tes suhu badan di kantor dinas. Tri Iman menegaskan, secara prinsip rombongan sebanyak 25 orang, yang terdiri dari pegiatan wisata, pengelola kampung wisata dan kampung kreatif ini dinyatakan sehat. Meski demikian, masing-masing diharuskan menggunakan masker dan menjaga jarak dengan orang.

Tri Iman menegaskan, kunjungan kerja ini bertujuan untuk belajar pengelola wisata ke Bandung Barat, sekaligus sebagai upaya mewujudkan program Maya Juwita di Kota Blitar. Tri Iman memastikan, kunjungan kerja atas persetujuan pimpinan. Pihaknya mengaku tidak bisa membatalkan kegiatan ini karena sudah terencana dan syarat administrasinya lengkap. Sementara kebijakan pembatasan dinas luar kota keluar, saat rombongan sudah tiba ditempat tujuan.

“Saat kami tiba di Bandung Barat, baru ada kebijakan dari Plt. Walikota Blitar soal pembatasan kunker karena wabah Corona. Kabupaten Bandung Barat menerima kami, kalau kemarin kami batalkan akan kesulitan masalah administrasi. Sebab semua keperluan sudah disiapkan,” jelas Tri Iman.

Sementara itu, Agvita Mundisari-petugas kesehatan dari Puskesmas Kepanjenkidul mengatakan, secara keseluruhan suhu badan rombongan normal. Hanya ada satu orang yang mengalami demam dengan suhu badan 38 C, dan masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Yang bersangkutan diminta untuk melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari ke depan.

“Kami harapkan rombongan ini bisa membatasi berpergian selama 14 hari ke depan. Sementara bagi yang berstatus ODP kami minta untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan,” ujar Agvita.

Dikonfirmasi terpisah, Plt. Walikota Blitar menghimbau agar rombongan mengikuti arahan dari petugas kesehatan. Jika ada yang beresiko, pihaknya juga meminta agar yang bersangkutan melakukan prosedur yang ada.

Share icon
Dibaca : 51 kali