x

Pjs Wali Kota Blitar Minta Perketat Screening dan Monitoring Pasar Hewan Dimoro

Blitar Kota - Jum'at, (23/10/20200), Perkembangan Covid-19 hingga saat ini mengalami peningkatan, setelah sebelumnya pasien sembuh terus bertambah, angka kesembuhan mencapai 90% lebih, hingga berada di zona kuning Covid-19, serta posisi Kota Blitar berada di 3 besar terendah penyebaran Covid-19 membuat Pemerintah Kota Blitar untuk terus menjaga serta mengupayakan agar penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Jumadi, Penjabat Sementara Wali Kota Blitar.

Kepada tim redaksi Mahardhika Jumadi mengatakan, meski kasus Covid-19 saat ini terbilang landai, namun pihaknya tidak ingin kecolongan. Untuk itu penerapan protokol kesehatan harus terus diperketat. Jumadi meminta kepada satuan tugas pengamanan Covid-19 Kota Blitar untuk menambah proses testing, tracking dan treatment. Terutama ditempat-tempat yang mempertemukan beberapa orang, salah satunya di Pasar Hewan Tradisional Dimoro Kota Blitar. Meski sampai saat ini Pasar Dimoro tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan, Jumadi meminta agar screening diperketat, lantaran Pasar Dimoro menjadi tempat bertemunya berbagai penjual yang berasal dari berbagai Kota. Pihaknya menginginkan agar keamanan dan kenyamanan pengunjung menjadi fokus utama di Pasar Dimoro.

“Tetap 3M harus ketat, karena ini Kota pergerakan orangnya kan luar biasa. Contohnya itu pasar hewan, itu kan orangnya ada yang dari Ngawi, Nganjuk, Madiun, jadi screening nya harus ketat disamping warga kita juga ya,” jelas Jumadi.

Hingga saat ini Kota Blitar berada di urutan 36 Kabupaten Kota se Jawa Timur, artinya saat ini Kota Blitar berada di 3 terendah penyebaran Covid-19. Jumadi berharap, Kota Blitar dapat segera berubah menuju zona hijau kembali. (Fix)

Share icon
Dibaca : 12 kali