x

Pemkot Blitar Jalin Komunikasi Dengan Bulog, Terkait Pasokan Gula Pasir Awal April 2020.

Blitar Kota - Saat ini Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian tengah menjalin komunikasi dengan Bulog untuk memberikan pasokan gula pasir awal April nanti.

Arianto, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Blitar mengatakan, pasokan gula pasir dibutuhkan untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan gula pasir dipasaran. Pihaknya menyebut ketersediaan gula pasir di Kota Blitar masih mencukupi sampai beberapa hari ke depan. Usai menerima pasokan dari Bulog, ketersediaan gula pasir di Kota  dipastikan aman sampai Ramadhan. Arianto membenarkan adanya kenaikan harga gula pasir dipasaran yang menyentung angka Rp. 17.000. Menurutnya hal itu disebabkan jadwal giling di pabrik mundur, serta imbas merebaknya virus Corona di beberapa Negara termasuk Indonesia.

“Naiknya harga gula pasir itu sebenarnya juga berkaitan dengan Corona, lalu jadwal giling di pabrik itu mundur, stok gula jadi sedikit,” jelas Arianto.

Sementara itu, Yudhistira Askar-Wakil Pimpinan Cabang Bulog Sub Divre Tulungagung mengaku telah mengajukan tambahan pasokan gula pasir ke Pemerintah Pusat. Menurutnya ada plot pasokan gula pasir sekitar 2.000 ton untuk Jawa Timur, dan diperkirakan datang awal April nanti. Pihaknya memprediksi Bulog Sub Divre Tulungagung menerima jatah 500 ton gula pasir.

“Kami perkirakan dapat pasokan 500 ton, nanti akan kita salurkan ke Tulungagung, Kota-Kabupaten Blitar, Trenggalek,” tegas Yudhistira.

Yudhistira juga memastikan stok beras diwilayahnya masih aman. Bulog Sub Divre Tulungagung masih punya pasokan beras sebanyak 12.000 ton. (Kir)

Share icon
Dibaca : 29 kali