x

Pelantikan DPD KNPI Kota Blitar masa bakti 2020-2023

Blitar Kota - Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Blitar masa bakti 2020 - 2023, berlangsung di Balai Kota Kusumowicitro, Senin, (10/02/2020). Sebanyak 85 pengurus DPD KNPI Kota Blitar dilantik M. Nur Arifin, Ketua DPD KNPI Jawa Timur, didampingi Drs. H Santoso M.Pd, Plt. Wali Kota Blitar.

Jimmy Yanuar, Ketua DPD KNPI Kota Blitar 2020 - 2023 mengatakan, usai dilantik akan segera melaksanakan rapat program kerja daerah untuk menyusun program kerja empat tahun ke depan. Menurut Jimmy, program kerja KNPI akan disesuaikan dengan program Pemerintah Daerah agar terwujud kerjasama solid antara pemuda dan Pemerintah. Dalam pelaksanaannya nanti, KNPI ingin memberdayakan pemuda, melalui beberapa kegiatan kepemudaan, diantaranya KNPI Young Festival yang nantinya akan melibatkan organisasi pemuda se - Blitar Raya.

“Program kerja yang kami bentuk nanti didasari program Pemerintah Kota ke depan. Jadi kami ingin berkolaborasi dengan Pemerintah dalam menjalankan pembangunan ke depan,” kata Jimmy.

Sementara itu, M. Nur Arifin, Ketua DPD Jawa Timur memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Blitar karena telah mendukung keberadaan KNPI. Secara khusus, ia berpesan agar pengurus KNPI Kota Blitar yang baru dilantik mengambil peran untuk membangun daerah. Memberikan sumbangsih pemikiran kepada daerah melalui program kerja yang kreatif dan penuh inovasi. Selain bermanfaat untuk masyarakat, namun lebih memberdayakan pemuda.

“Saya tadi berpesan, tolong pemuda ini berperan jangan baperan, jadi Pak Wali kota sudah berupaya sedemikian rupa, jadi jangan minta macam - macam dulu, tunjukkan dulu dengan ide dan program kerja yang nyata, ” jelas Nur Arifin yang juga menjabat sebagai Bupati Trenggalek.

Senada dengan M. Nur Arifin, Santoso, Plt. Wali Kota Blitar meminta agar pengurus DPD KNPI Kota Blitar yang baru dilantik ini, segera berkonsolidasi dengan internal dan pemerintah daerah untuk menyusun program kerja. Menurut Santoso, KNPI tidak perlu membuka program yang muluk - muluk, asal realistis, dibutuhkan masyarakat dan mampu mendukung pembangunan daerah. Ia juga menghimbau agar KNPI tidak mudah tersulut isue provokatif dan lebih mengedepankan komunikasi yang baik dengan Pemerintah, untuk menyelesaikan masalah. (Kir)

Share icon
Dibaca : 25 kali