x

Kepala DLH Berharap Masyarakat Peduli Terhadap Septictank

Blitar Kota - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar menilai, kesadaran masyarakat untuk melakukan pengurasan tinja di septictank (tangki kotoran) area rumahnya masih minim. Karena diperkirakan masih sekitar 15 % dan bahkan maksimal  hanya sekitar 20 %.

Pande Ketut Suryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar mengatakan, dengan kesadaran masyarakat yang masih rendah, diharapkan bagi masyarakat yang masih kurang peduli dalam menguras tinja, semakin sadar dan peduli. Karena jika tidak dilakukan bisa terjadi pencemaran air tinja yang dapat menimbulkan bakteri ekoli. Apalagi DLH sudah menyediakan sarana prasarana, baik alat maupun tenaga dan pelayanan pemesanan lebih mudah dengan menggunakan aplikasi Sidoti ( System Informasi Sedot Tinja Terintegrasi) yang sudah diluncurkan Senin, (04/11/2019) 

Pande menyebutkan, idealnya penyedotan tinja rata rata tiga sampai empat tahun sekali.

“Jika tidak dilakukan secara berkala, dikhawatirkan bisa merembes dan bagi yang memiliki area rumah tidak luas dan antara septictank dan sumur berdekatan, bisa mencemari,” kata Pande.

Pande menyebutkan, DLH Kota Blitar memiliki tenaga yang memberikan pelayanan sedot tinja sebanyak lima petugas. Petugas siap siaga 24 jam, dengan satu kendaraan tanki kapasitas 3.500 liter yang selalu siap.(Der) 

Share icon
Dibaca : 13 kali