x

Kasus Pasien Positif Covid-19 Kota Blitar Bertambah Satu

Blitar Kota - Kasus pasien positif Corona di Kota Blitar bertambah. Kali ini, merupakan tenaga kesehatan berdomisili di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dan bekerja di rumah sakit swasta Kabupaten Blitar.

Mohammad Muchlis, Jubir Gugus Tugas Penganan Covid-19 Kota Blitar mengatakan pasien positif virus Corona ini merupakan warga asli Yogyakarta.  Seorang wanita usia 31 tahun,  yang bekerja di rumah sakit swasta Kabupaten Blitar dan kost di wilayah Kota Blitar. Yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala apapun atau masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Pada tanggal 15 Mei 2020, pasien melakukan swab mandiri di Surabaya dan hasilnya menunjukkan positif Corona. Swab mandiri dilakukan atas inisiatif yang bersangkutan, mengingat tenaga kesahatan memiliki resiko tinggi tertular virus Corona.Sampai saat ini kondisi pasien sehat dan stabil. Tapi tetap menjalani isolasi mandiri di rumah sakit tempat kerja dan di bawah pantauan tim kesehatan.

“Kondisi yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala klinis apapun, artinya baik-baik saja,” jelas Muchlis.

Muchlis mengatakan, gugus tugas langsung melakukan tracing terhadap orang-orang terdekat yang dimungkinkan pernah kontak dengan pasien. Total ada sekitar 19 orang yang tinggal disekitar kost,  ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Dinas Kesehatan bersama Tim gugus tugas telah melakukan rapid test, dan secara keseluruhan menunjukkan negative Corona. Muchlis menegaskan, saat ini 19 orang yang pernah kontak dengan pasien, dengan sukarela melakukan isolasi mandiri di kost. Segala kebutuhan nantinya akan disupport oleh Pemerintah Daerah.

“Ke 19 orang ini hasil rapid test-nya non reaktif. Seluruhnya dengan suka rela melakukan isolasi mandiri ditempat tinggalnya, dengan dipantau tim kesehatan. Untuk kebutuhan primer akan disupport oleh Pemerintah Daerah melalui rumah karantina di Jl. Sumba,” jelas Muchlis.

Sementara itu, sesuai data perkembangan Covid-19 Kota Blitar pertanggal 22 Mei 2020 menunjukkan  jumlah kumulatif Orang Dengan Resiko (ODR) mencapai 1.909 orang. Orang Tanpa Gejala (OTG) 52 orang, 33 diantaranya sudah selesai dipantau. Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 204 orang, dengan rincian 198 orang selesai dipantau dan 4 orang lainnya masih dalam proses pemantauan. Sedangkan jumlah kumulatif ODP meninggal sebanyak 2 orang. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertahan diangka 4 orang dan seluruhnya dinyatakan sembuh./ Sedangkan kasus konfirmasi 3 orang/ satu diantaranya telah sembuh. (Kir)

Share icon
Dibaca : 77 kali