x

DPRD Kota Blitar Dukung Pemkot Evaluasi Kinerja Tenaga Outsourcing

Blitar Kota - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar memberikan dukungan pada Pemerintah Kota untuk melakukan evaluasi kerja terhadap tenaga outsourcing yang masa kontraknya sudah habis akhir tahun lalu.

Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi mengatakan, pemberhentian tenaga outsourcing secara aturan tidak ada masalah karena masa kontraknya bersama pihak ke tiga habis akhir tahun lalu. Saat ini, Pemerintah Kota Blitar tengah melakukan evaluasi kerja terhadap tenaga outsourcing. Menurutnya hal ini perlu, karena Pemerintah Kota bisa memberikan rekomendasi pada rekanan, daftar nama tenaga outsourcing yang layak diperpanjang masa kontraknya. Penilaian kinerja bisa dilakukan masing-masing OPD yang memanfaatkan jasa tenaga outsourcing dibindang kebersihan, keamanan dan driver.

“Kami mendukung evaluasi itu dilaksanakan Pemerintah Kota Blitar, dengan catatan yang diperpanjang itu yang benar-benar mencapai target kinerja yang ditetapkan masing-masing ODP,” jelas Said.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan persoalan tenaga outsourcing tidak sepanas yang diberitakan di luar. Tidak ada pemutusan kerja sepihak karena kontrak kerja dengan rekanan berakhir Desember 2020. Pemerintah tidak memiliki kewenangan merekrut, melainkan memberi rekomendasi tenaga outsourcing yang bisa menandatangani kontrak dengan rekanan. Menurutnya, saat ini Pemerintah Kota masih melakukan lelang terbuka untuk memilih rekanan yang nantinya menaungi tenaga outsourcing pemerintah kota blitar. Namun pihaknya meminta agar Pemerintah Kota memilih rekanan skala regional, agar koordinasi bisa dilakukan dengan mudah.

“Jangan sampai kasusnya seperti banpol kemarin, mau koordinasi aja nggak bisa ketemu karena posisinya di Jakarta,” jelas Totok.

Pada kesempatan yang lain, Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso M.Pd menegaskan evaluasi kerja terhadap tenaga outsourcing wajib dilaksanakan untuk mengukur capaian kerja yang bersangkuta. Sehingga realisasi anggaran terhadap jasa tenaga outsourcing tepat sasaran dan sesuai target. (Kir)

Share icon
Dibaca : 55 kali