x
Dikirim oleh adminweb pada 12 May 2020

Selasa/ 12 Mei 2020

Genap satu pekan program skrining bagi pasien dan pengantar diberlakukan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Skrining telah diujicobakan mulai Rabu, 6 Mei 2020. Program ini dilaksanakan sebagai salah satu antisipasi pencegahan penyebaran covid-19 di lingkup RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Tutus Fibri Ajimas Budi S.Kep.Ns., Kepala Seksi Pengembangan Keperawatan Mardi Waluyo Kota Blitar, menyampaikan bahwa tujuan awal dilaksanakannya skrining ini adalah untuk melindungi pasien dari penularan covid-19 sekaligus menjaga petugas dari penularan covid-19.

Program ini dilaksanakan setiap hari buka layanan rawat jalan dengan membuka 5 meja skrining. Setiap pasien dan pengantar diwajibkan mengisi dokumen/ form skrining yang berisi gejala, riwayat kontak dari daerah transmisi, dan riwayat kontak dengan pasien yang terkonfirmasi covid, serta pengisian pernyataan kejujuran. Sebelum memasuki area skrining, seluruh pasien dan pengantar diwajibkan cuci tangan dan juga di cek suhu tubuh oleh petugas.

Sejauh ini, pelaksanaan skrining berjalan lancar dan diikuti secara tertib oleh pasien dan pengunjung RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Skrining sudah dibuka mulai pukul 06.00 WIB setiap hari buka layanan bertempat di depan lobby selatan RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Tidak kurang dari 200 pasien maupun pengunjung yang dilayani dalam skrining kesehatan setiap harinya. Penerapan physical distancing juga tetap diutamakan oleh petugas dalam pelaksanaan skrining dengan menyediakan tempat duduk yang telah diatur jaraknya.

Lebih lanjut Tutus menambahkan, berdasarkan pelaksanaan di lapangan, tata tempat skrining akan dievaluasi mengingat kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai dengan pandemi dinyatakan berakhir.(hum)

Post format
standard