Kota Blitar - Wali Kota Blitar berkesempatan mengunjungi dan menyerahkan bantuan sosial bagi warga dan gapoktan Kecamatan Kepanjenkidul yang mengalami musibah kebakaran, Senin (18/12/2023). Penyerahan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap warganya yang terkena musibah.
Camat Kepanjenkidul, Indra Purwanto menjelaskan kejadian kebakaran yang terjadi di wilayahnya, beberapa disebabkan kemarau ekstrim dan konsleting listrik yang terjadi bulan Oktober lalu. Setidaknya ada tiga warga dan satu gapoktan yang terdampak bencana tersebut. Setelah dilakukan assesment dari tim Pemkot Blitar, sejumlah warga yang terdampak itu menerima bantuan dengan nominal yang bervariasi.
Rincian penerima yaitu warga Kelurahan Sentul RT 04 - RT 01 atas nama Susilowati menerima bantuan Rp. 4 juta. Sementara Puji Santoso, warga Kelurahan Sentul RT 03 - RW 01 menerima bantuan Rp. 7 juta 150 ribu. Sedangkan Eni Dwi Siswanti warga RT 01 - RW 08 Kelurahan Kauman mendapatkan bantuan sebesar Rp. 15 juta.
"Hasil evaluasi dari Tim Kota, berapa yang di pergantian memang beda, seperti Diesel Pompa Air kadang mahal," jelas Indra.
Dilokasi yang sama, Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd mengatakan bantuan yang diserahkan ini menjadi bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah. Pihaknya menyebut nominal bantuan yang diserahkan ini berbeda-beda, sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami warga. Khusus untuk Gapoktan Aman Makmur Kelurahan Kauman, bantuan yang diberikan sebesar Rp. 30 juta. Bantuan itu untuk membantu pengadaan 3 genset pompa air yang terbakar.
"Untuk Gapoktan kita bantu 30 Juta untuk pengadaan Pompa Air," ungkap Wali Kota Blitar.
Wali Kota Blitar berharap bantuan dari Pemerintah Daerah ini bisa segera dimanfaatkan. Khususnya untuk gapoktan supaya proses pengairan sawah berjalan lancar. (Sur)