Kota Blitar - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar merilis nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Blitar tahun 2023 yang mengalami kenaikan dibanding periode sebelumnya. Peningkatan itu berkat program pelestarian lingkungan yang dilakukan dinas setempat bersama jajaran terkait.
Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati mengatakan sampai saat ini upaya menjaga dan melestarikan lingkungan, masih menjadi prioritas Pemerintah Daerah. Upaya itu diwujudkan lewat kegiatan reboisasi, gerakan terpadu program kali bersih (Gerdu Kasih), pelaksanaan sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan, larangan membuang limbah ke lingkungan dan lainnya.
"Tahun ini penghitungan IKLH dilakukan satelit Kementerian Lingkungan Hidup secara langsung menuju ke daerah Kabupaten-Kota di Indonesia. Sedangkan di tahun 2022, penghitunganya masih dilakukan secara manual berdasarkan RTH privat dan publik," terang Jajuk.
Menurut Jajuk, setelah dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) oleh Kementerian Lingkungan Hidup, upaya yang telah dilakukan Kota Blitar melahirkan nilai IKLH tahun 2023 sebesar 67.58. Terdiri dari 85.83 Indeks Kualitas Udara (IKU), 67.78 Indeks Kualitas Air (IKA) dan 33.51 Indeks Kualitas Lahan (IKL). Jajuk menyebut capaian IKLH tahun 2023 itu mengalami peningkatan, dibandingkan tahun 2022 sebesar 64.51.
"IKLH Kota Blitar tahun 2023 dalam kategori sedang atau 67.58 dari nilai IKU, IKA dan IKL" terang Jajuk.
Pihaknya berharap ke depan nilai IKLH Kota Blitar meningkat sehingga kualitas lingkungan hidup di Kota Blitar semakin baik dan terbebas dari pencemaran udara, air atau tanah. (Fan)