Kota Blitar - Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Blitar kembali menerima siswa baru secara bertahap. Sebanyak 27 siswa baru mulai masuk untuk mengikuti pendidikan berbasis asrama, Senin (28/9/2026). Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, penerimaan siswa dilakukan secara bertahap karena karakter pendidikan di SR menerapkan sistem asrama dengan jam belajar lebih panjang dibandingkan sekolah nonasrama.
Menurutnya, pola tersebut membuat siswa baru tidak perlu khawatir tertinggal dalam pembelajaran. Sebab, siswa memiliki waktu belajar yang lebih banyak sekaligus mendapatkan pendampingan selama berada di lingkungan asrama.
"Memang didesain masuk secara bertahap putra-putrinya, dan sekarang di sekolah asrama. Jadi belajarnya lebih banyak daripada sekolah yang nonasrama. Maka dari itu kalau masuk tidak perlu khawatir ketinggalan pelajaran, karena jam belajarnya lebih panjang," ungkap Mas Ibin.
Mas Ibin juga menyebut, penerimaan siswa tidak hanya menyasar warga Kota Blitar. Ketika kuota bagi warga Kota Blitar masih tersedia, pemerintah membuka kesempatan bagi calon siswa dari luar daerah yang dinilai memenuhi persyaratan. Seperti terdata dalam desil 1 dan 2 atau miskin ekstrem.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Eka Atikah menjelaskan dari 27 siswa baru terdapat 20 siswa asal Kabupaten Blitar yang proses pengusulannya dilakukan melalui kanal Sapa Mas Wali. Setelah menerima pengajuan, Dinsos melakukan verifikasi untuk memastikan calon siswa memenuhi persyaratan. Sementara tujuh siswa lainnya berasal dari Kota Blitar.
Menurut Eka, proses administrasi calon siswa dari luar daerah tetap dilakukan melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di daerah asal. Data kemudian diverifikasi sebelum dibahas dalam proses penetapan.
"Yang memproses itu pendamping PKH kabupaten, karena akunnya yang pegang pendamping PKH kabupaten. Kemudian kita verifikasi memenuhi syarat, kita plenokan," kata Eka.
Eka menambahkan, pemerintah juga menyiapkan pendampingan bagi siswa baru untuk menghadapi masa awal tinggal di asrama. Sebab, pada masa awal pengenalan diri di lingkungan SR, siswa baru dapat mengalami homesick atau merasa rindu kepada orang tua. (lang)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023