Blitar Kota - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Kota Blitar dinyatakan positif Corona. Hal ini berdasarkan data sebaran Corona yang dirilis Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Senin (30/03/2020). Dalam rilis itu, Kota Blitar menjadi satu diantara 18 daerah yang masuk dalam zona merah. Hal itu juga dibenarkan Mohammad Muchlis-Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, saat dikonfirmasi Senin (30/03/2020).
Muchlis mengatakan, satu warga yang dinyatakan positif Corona itu merupakan warga Kecamatan Sukorejo, yang sebelumnya mengikuti klaster pelatihan calon petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Setelah dinyatakan sebagai PDP dan melalui tahapan pemeriksaan, dinyatakan positif Corona oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) dan Litbangkes Provinsi Jawa Timur. Muchlis mengatakan saat ini kondisi pasien stabil, dan dirawat di RSUD Mardi Waluyo. Selanjutnya, Muchlis mengaku segera melakukan pengawasan terhadap keluarga, dan orang terdekat yang pernah melakukan kontak. Pihaknya juga meminta tenaga kesehatan kecamatan dan kelurahan melakukan pendampingan terhadap keluarga pasien.
“Hasil tes laboratorium yang keluar dari Surabaya itu merupakan hasil pemeriksaan swab yang kita lakukan tanggal 24 Maret 2020. Saat ini pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Mardi Waluyo. Masyarakat tidak perlu panic, karena keluarganya pun ada dibawah pengawasan kita. Dan dalam waktu dekat akan kita lakukan rapid test,” jelas Muchlis.
Sementara itu, sesuai data sebaran virus Corona di Kota Blitar per tanggal 30 Maret 2020 menunjukkan, adanya tambahan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG), dari semula 345 kini menjadi 391 orang. ODP dari sebelumnya 102, kini meningkat menjadi 110 orang. PDP dari semula 2, kini menyisakan 1 orang. Dan pasien terkonfirmasi positif Corona 1 orang. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023
by Admin Kota | 20 Feb 2023