admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Petani Kota Blitar Siap Optimalkan Penggunaan Pupuk Organik

Admin Kota 29 Jan 2024 755x
Petani Kota Blitar Siap Optimalkan Penggunaan Pupuk Organik

Kota Blitar - Petani di Kota Blitar mulai mengoptimalkan penggunaan pupuk berbahan dasar organik untuk bercocok tanam, pasca kuota pupuk bersubsidi di Kota Blitar mengalami penurunan. Optimalisasi itu dilakukan agar produk tanam tetap optimal tanpa merusak lingkungan.

Ketua Kelompok Tani Sido Muncul III Kelurahan Plosokerep, Suheri Efendi mengatakan saat ini sebagian petani khususnya di wilayah Kelurahan Plosokerep masih bergantung dengan pupuk bersubsidi. Namun karena ada pengurangan kuota pupuk bersubsidi, petani harus mulai melakukan penyesuaian, yaitu dengan lebih mengoptimalkan penggunaan pupuk organik. Mengingat tahun lalu, Poktan Tani Sido Muncul III telah mendapat pelatihan pembuatan pupuk organik dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar.

"Usai mendapatkan sosialisasi beberapa waktu lalu, kami bersama Poktan di Plosokerep langsung memutar otak untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk organik untuk bercocok tanam," kata Efendi.

Sementara itu, Plt. Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan untuk kuota pupuk subsidi yang diterima Kota Blitar 2024 mengalami pengurangan. Jika tahun lalu, alokasi pupuk urea di Kota Blitar mencapai 688 ton kini turun hanya 370 ton. Kemudian untuk pupuk NPK, jika tahun lalu mencapai 371 ton, maka tahun ini tinggal 234 ton saja. Oleh karena itu, tahun ini DKPP Kota Blitar akan mengoptimalkan pendampingan pembuatan pupuk organik bagi 10 poktan.

"Kami tahun lalu sudah memberikan pelatihan kepada 10 kelompok untuk memanfaatkan pupuk organik. Kemudian di tahun 2024 kami juga lakukan pembinaan serupa," kata Dewi.

Dewi mengapresiasi kelompok tani yang mau mengoptimalkan penggunaan pupuk organik. Sebab pupuk organik lebih murah dan ramah lingkungan. (Fan)