admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Perketat Pengawasan Dapur MBG, Pemkot Siapkan Respon Cepat Cegah Keracunan Menu MBG Tidak Terjadi di Kota Blitar

Admin Kota 02 Oct 2025 518x
Perketat Pengawasan Dapur MBG, Pemkot Siapkan Respon Cepat Cegah Keracunan Menu MBG Tidak Terjadi di Kota Blitar

Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar menegaskan komitmennya dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar, sehat dan tepat sasaran. Untuk pemantauan terhadap pelaksanaan program nasional ini diperketat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.

Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin menuturkan bahwa Pemkot Blitar diberi kewenangan untuk memastikan distribusi MBG berjalan sesuai aturan. Untuk itu, pihaknya menekankan pentingnya disiplin pelaksanaan standar operasional, mengingat ribuan porsi makanan harus dipersiapkan setiap hari untuk para penerima manfaat.

"Kami terus mendampingi dan memantau agar penyelenggara program ini dapat adaptif dan disiplin menjalankan SOP, memastikan menu disiapkan dengan aman dan higienis. Tentu tidak mudah dalam pelaksanaan perdana ini dalam menyiapkan porsi yang tidak sedikit," ungkapnya.

Mas Ibbin menyebut pemerintah melalui satgas MBG akan terus memperketat pengawasan dapur penyedia MBG untuk mencegah keracunan makanan maupun kejadian luar biasa (KLB), seperti di beberapa daerah. Oleh karena itu, monitoring Bersama berbagai pihak terus dikuatkan untuk antisipasi respon cepat bila terjadi kondisi darurat penanganan medis. 

"Hingga saat ini belum ada laporan keluhan ya dari penerima manfaat, ini membuktikan bahwa menu yang disajikan tim SPPG di kota Blitar telah disajikan dengan baik sesuai standar gizi yang ditentukan, bahkan sempat saya lihat di dapur sewaktu monitoring ada papan daftar nama siswa yang memiliki alergi menu tertentu, ini membuktikan bahwa secara teknis hal hal mendetail telah diperhatikan tim dapur," ujarnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Mas Ibbin sempat melakukan monitoring distribusi MBG di SDN 1 Karangtengah. Dari hasil peninjauan, pihaknya memastikan bahwa makanan yang disajikan fresh, aman dan langsung dikonsumsi setelah diterima para siswa. (pang)