Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi musim penghujan, salah satunya dengan memperkuat koordinasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Demam Berdarah Dengue (DBD). Rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Blitar, Senin (15/9/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan menjelaskan rapat koordinasi ini difokuskan pada penguatan lintas sektor agar langkah pencegahan DBD lebih terarah. Misalnya soal koordinasi kampung bebas jentik, pengawasan satu rumah satu jumantik, hingga penguatan PSN 3M Plus.
“Pokjanal ini membahas strategi lapangan, mulai dari koordinasi kampung bebas jentik, pengawasan program satu rumah satu jumantik, sampai penguatan PSN 3M Plus yang melibatkan puskesmas dan masyarakat di tiap kecamatan,” ungkap Dharma.
Berdasarkan data, trend kasus DBD di Kota Blitar relatif terkendali sepanjang semester I tahun 2025. Meskipun sempat menurun pada Februari, kasus DBD sedikit mengalami kenaikan kasus di bulan Mei 2025. Sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan khususnya pada musim penghujan dengan curah hujan tinggi.
“Alhamdulillah kasus DBD kita masih terkendali, tapi harus terus siaga karena faktor cuaca sangat berpengaruh pada peningkatan jentik nyamuk di lingkungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dharma mengimbau partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan menggalakkan PSN 3M Plus, sebagai bentuk kerja sama untuk menekan kasus DBD agar tetap terkendali di Kota Blitar. (Pang)