Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan efisien. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui lelang aset daerah berupa ratusan unit sepeda pelajar gratis yang sudah rusak dan tidak layak pakai.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Saptono Johannes menjelaskan bahwa sebanyak 250 unit sepeda pelajar gratis telah dilelang Pemkot Blitar. Sebagian besar sepeda tersebut mengalami kerusakan berat, bahkan ada yang sudah tidak berbentuk utuh dan hanya menyisakan bagian roda atau rangka yang patah.
“Aset tersebut sebelumnya menumpuk di gudang Dinas Pendidikan dan beberapa sekolah. Setelah dilakukan penilaian bersama, disepakati bahwa barang-barang itu sudah tidak layak pakai dan tidak bisa dimanfaatkan lagi untuk kegiatan operasional kedinasan,” ungkap Widodo.
Proses lelang dilaksanakan dengan melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sebagai pihak yang menilai sekaligus mengawasi pelaksanaannya. Berdasarkan hasil penilaian KPKNL, nilai pagu awal lelang ditetapkan sebesar Rp18 juta. Namun pelaksanaan lelang yang dilakukan secara online melalui portal resmi lelang pemerintah berhasil menghasilkan nilai Rp25 juta, melebihi ekspektasi awal.
Widodo menyebut seluruh hasil lelang akan disetorkan langsung ke kas daerah sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mengelola aset publik agar tetap efisien dan bernilai manfaat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Widodo menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan prinsip good governance serta mendukung efisiensi penggunaan aset daerah. Sehingga sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat. (Pang)