Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar memperkenalkan Taman Nusantara Praja, sebuah fasilitas baru di lingkungan Rumah Dinas Walikota Blitar. Prosesi launching ditandai dengan tasyakuran yang dihadiri Walikota Blitar, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala Bagian, Kepala OPD dan Camat di Kota Blitar, Senin malam (16/12/2024).
Walikota Blitar, Santoso mengapresiasi penataan Taman Nusantara Praja yang dinilainya mampu menghadirkan suasana yang berbeda. Menurutnya, taman ini dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan berbagai acara semi-formal. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah dan Bagian Umum Setda Kota Blitar atas kontribusi mereka dalam merancang taman ini. Walikota Santoso berharap taman tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh perangkat daerah dan masyarakat Kota Blitar sebagai ruang interaksi yang lebih santai dan produktif.
“Konsep Taman Nusantara Praja sangat luar biasa. Kini, dengan penataan yang lebih leluasa, taman ini dilengkapi panggung hiburan, produk unggulan khas Kota Blitar, serta area yang nyaman untuk berkumpul. Keberadaan taman ini juga diharapkan dapat menjadi tempat yang menyatukan unsur pemerintahan di Kota Blitar,” kata Walikota Santoso.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum Setda Kota Blitar, Gigih Mardana menjelaskan bahwa pembangunan Taman Nusantara Praja dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan ruang terbuka di Rumah Dinas Walikota yang dapat digunakan untuk berbagai acara semi-formal dan outdoor. Taman ini didesain dengan konsep Blitar Natural Garden, menampilkan produk unggulan Blitar seperti buah belimbing, ikan koi, alat musik kendang, serta spot swafoto dengan nuansa Bung Karno.
Pihaknya menambahkan pembangunan taman ini telah dimulai sejak awal November 2024 dan telah selesai dalam 50 hari pengerjaan. Mulai Januari 2025, taman ini siap digunakan untuk berbagai acara, baik oleh kepala daerah maupun untuk kegiatan bertema garden event.
“Selain itu, taman ini juga menjadi perluasan ruang transit VIP yang mampu menampung hingga lebih dari 30 orang, serta mendukung pelaksanaan acara outdoor Forkopimda,” jelas Gigih.
Sementara itu sobat, acara tasyakuran ditutup dengan penandatanganan prasasti oleh Walikota Blitar dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas terwujudnya Taman Nusantara Praja. (Att)