Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan. Tahun ini, Pemkot Blitar menyediakan 1.075 kuota pemeriksaan HPV DNA gratis sebagai upaya deteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan menjelaskan, layanan pemeriksaan ini diperuntukkan bagi perempuan usia 30–69 tahun yang sudah menikah. Program tersebut menjadi bagian dari langkah preventif pemerintah untuk menekan angka kasus kanker serviks di wilayah Kota Blitar.
“Dinas Kesehatan Kota Blitar telah menyediakan 1.075 kuota skrining kanker leher rahim dengan pemeriksaan HPV DNA gratis. Ini kami tujukan bagi perempuan usia 30 sampai 69 tahun yang sudah menikah,” ungkapnya.
Dharma menyebut Tes HPV DNA merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan Human Papillomavirus (HPV), virus utama penyebab kanker serviks. Berbeda dengan metode Pap Smear yang hanya menunjukkan hasil positif atau negatif, tes HPV DNA memiliki sensitivitas lebih tinggi dan dapat mengidentifikasi tipe infeksi HPV, baik yang berisiko rendah maupun tinggi. Bahkan sebelum muncul perubahan sel abnormal yang berpotensi menjadi kanker.
Dharma menambahkan, karena kuota pemeriksaan gratis terbatas, masyarakat diimbau segera mendaftar di puskesmas terdekat di wilayah Kota Blitar.
“Kalau dilakukan di fasilitas kesehatan swasta, biaya tes ini tergolong mahal. Karena itu, dengan adanya program pemerintah yang memberikan layanan gratis, mari kita manfaatkan bersama,” imbuhnya. (pang)