admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Pemkot Blitar Gelar Validasi Data Kesehatan untuk Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Validasi data P2P jadi dasar strategi cegah penyakit, Pemkot Blitar beri penghargaan faskes terbaik.

Admin Kota 19 Aug 2025 333x
Pemkot Blitar Gelar Validasi Data Kesehatan untuk Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan pembukaan validasi data sasaran atau cakupan penemuan kasus, dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Acara yang berlangsung di ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar, Selasa (19/08/2025), dibuka Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono.

Priyo menegaskan kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah, dalam memperkuat basis data kesehatan yang akurat sebagai fondasi program P2P di Kota Blitar. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor, dari layanan kesehatan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan penyakit.

"Validasi data ini penting karena menjadi dasar penetapan tata laksana pencegahan dan pengendalian penyakit, mulai promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif. Terlebih visi kita adalah Blitar Kota Sehat, dan masyarakat juga harus disiplin menerapkan pola hidup bersih dan sehat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dissie Laksmonowati Arlini menyampaikan bahwa validasi data ini merupakan program rutin untuk mensinergikan kebijakan nasional dengan kondisi daerah. Terutama terkait kewaspadaan dini terhadap potensi Kejadian Luar Biasa (KLB). 

"Lewat validasi data, kita menyesuaikan indikator nasional mulai dari surveilans, imunisasi, pencegahan PTM, kesehatan jiwa dan Napza, skrining TBC, hingga program triple eliminasi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Bila ditemukan catatan tambahan kasus, segera dilakukan pendataan dan penanganan sesuai tata laksana," terangnya.

Dalam kegiatan itu, Dinas Kesehatan Kota Blitar juga memberikan P2P Award kepada fasilitas kesehatan berprestasi. Yang mana, RSUD Mardi Waluyo dan Puskesmas Sananwetan dinobatkan sebagai faskes terbaik dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. (Pang)