Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusip) terus berupaya meningkatkan minat baca serta menumbuhkan budaya literasi masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui workshop penulisan cerpen bertema ciri khas daerah yang diikuti pelajar SMP/MTs se-Kota Blitar, Selasa (23/9/2025) di Aula Dinperpusip.
Plt. Kepala Dinperpusip Kota Blitar, Yudha Budiono menyampaikan kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Bulan Literasi dan Hari Kunjung Perpustakaan. Momentum tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus menulis di kalangan generasi muda.
“Workshop ini diadakan dalam rangka menumbuhkembangkan minat dan bakat kepenulisan serta pemahaman literasi sejak dini. Dengan membekali para siswa, kami berharap literasi dapat menjadi kultur yang kuat di tengah masyarakat,” ungkap Yudha.
Yudha turut memberikan apresiasi para pelajar yang antusias mengikuti sesi diskusi maupun praktik menulis. Pihaknya berharap, melalui workshop ini lahir generasi penulis muda yang mampu membawa identitas budaya daerah ke dalam karya sastra.
“Harapan kami literasi tumbuh menjadi budaya. Dari budaya membaca dan menulis, lahirlah generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan siap membawa Kota Blitar menjadi kota maju menuju kota masa depan,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapat materi dari narasumber nasional di bidang literasi, Yeni Mulati (nama pena Afifah Afra), penulis novel sekaligus CEO Insan Media Kreasi dan Dewan Pertimbangan Forum Lingkar Pena. Materi yang disampaikan tentang pemaduan penokohan, alur, dan latar dalam cerpen agar karya lebih menarik.
Selain itu, Lukman Hadi (nama pena Rafif Amir), Sekretaris Dewan Kesenian Sidoarjo sekaligus founder Kelas Membaca turut diundang untuk memberikan materi mengenai tips dan trik mengolah ciri khas daerah dalam sebuah cerpen. (Pang)