Kota Blitar - Pesta demokrasi 2024 sukses dirayakan seluruh lapisan masyarakat. Tidak terkecuali, pemilih yang tengah menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Mereka tetap menggunakan hak pilihnya lewat kotak suara keliling yang dihadirkan KPU Kota Blitar.
Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Ninik Solikhah menjelaskan ada lima pemilih di RSUD Mardi Waluyo yang menggunakan hak suaranya lewat Kotak Suara Keliling. Terdiri dari tiga orang pasien dan dua orang pendamping. Dikatakan Ninik, dua pasien membutuhkan pendampingan karena tergolong lansia dan penderita stroke. Sementara satu lainnya masih sanggup melakukan pemilihan secara mandiri.
Ninik menyebut meski melakukan pemilihan di Rumah Sakit, namun kelima pemilih ini tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Mereka tetap masuk dalam DPT Pemilu 2024, karena secara kebetulan mereka berdomisili di sekitar RSUD Mardi Waluyo. Selain itu mereka juga melakukan permohonan ke PPK setempat untuk fasilitasi pemungutan suara lewat kotak suara keliling.
"Jadi kemarin waktu kita buka pelayanan pindah memilih kemarin, belum ada pasien yang mengurus DPTb. Sedangkan lima orang di RSUD Mardi Waluyo ini masuknya tetap di DPT wilayah setempat," tegas Ninik.
Ninik menambahkan layanan kotak suara ini sementara waktu hanya diberikan di RSUD Mardi Waluyo. Karena untuk rumah sakit lainnya, belum ada laporan yang masuk di KPU Kota Blitar. Namun diakui Ninik, ada puluhan nakes yang mengurus pindah memilih dan masuk DPTb Kota Blitar. (Kir)