admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

ORARI Lokal Blitar Gelar Musyawarah Lokal XIII, Bahas Pembentukan Pengurus Barus hingga Rencana Kerja Periode Mendatang

Admin Kota 16 Dec 2024 654x
ORARI Lokal Blitar Gelar Musyawarah Lokal XIII, Bahas Pembentukan Pengurus Barus hingga Rencana Kerja Periode Mendatang

Kota Blitar - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Blitar menggelar Musyawarah Lokal XIII di Pendopo Sasana Hadhi Praja Kabupaten Blitar Sabtu, (14/12/2024).

Ketua ORARI Lokal Blitar, Warjanto YB3JT menyampaikan musyawarah ini menjadi bentuk Pelaporan Pertanggungjawaban Pengurus daerah pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Selain itu juga menjadi momentum berakhirnya pengurus ORARI Lokal Blitar masa bakti 2022 - 2024. Untuk itu, dalam musyawarah lokal ini dilakukan pembentukan pengurus baru dan pembahasan rencana kerja untuk masa bakti periode berikutnya.

"Forum pertemuan ini penting bagi anggota dan organisasi karena akan dilaksanakan pembentukan pengurus baru serta pembahasan rencana kerja masa bakti periode selanjutnya," jelas Warjanto

Pelaksanaan musyawarah lokal ini, turut mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah ORARI Jawa Timur, Bambang Suhanto YB3TAA. Menurutnya pelaksanaan musyawarah lokal yang digelar ORARI Lokal Blitar terstruktur dengan baik. Jika kepengurusan yang baru telah terbentuk akan dilanjutkan dengan pengukuhan. Namun, pelaksanaannya menunggu SK dari Ketua ORARI Jawa Timur.

 "Saya berharap lokal daerah lain bisa mencontoh pelaksanaan Musyawarah Lokal Blitar yang baik ini. Semoga ORARI bisa melakukan upaya untuk lebih mengenalkan kembali radio ke generasi muda," jelas Bambang.

Kepala Diskominfotik Kota Blitar, Mujianto juga menyampaikan hal senada. Pihaknya memberikan apresiasi pada pengurus ORARI Lokal Blitar 2021-2024 atas kinerja yang telah dilakukan. Khususnya dalam memberikan bantuan komunikasi dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Blitar.

"Kami berharap kekompakan yang sudah baik ini, bisa lebih ditingkatkan lagi. Bahkan tidak hanya dalam kegiatan formal pemerintahan, namun bisa meluas ke sektor kegiatan masyarakat," pungkas Mujianto. (Pang)