admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Monitoring TPS di Kota Blitar, Walikota Blitar Sebut Proses Pemungutan Suara di Wilayahnya Berjalan Aman dan Kondusif

Admin Kota 27 Nov 2024 493x
Monitoring TPS di Kota Blitar, Walikota Blitar Sebut Proses Pemungutan Suara di Wilayahnya Berjalan Aman dan Kondusif

Kota Blitar - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar kembali memantau TPS di Kota Blitar, Rabu (27/11/2024). Rombongan yang dipimpinan Walikota Blitar itu menyasar tiga TPS di tiga kecamatan.

Walikota Blitar, Santoso mengatakan monitoring di sejumlah TPS di Kota Blitar dilakukan jajaran Forkopimda Kota Blitar untuk mengetahui pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS di Kota Blitar. 

Menurutnya, monitoring kesiapan TPS dilakukan 26 dan 27 November di tiga kecamatan, dalam hal ini dibagi menjadi tiga tim untuk kegiatan monitoring TPS. Walikota Santoso menilai setelah pihaknya melakukan kunjungan ke tiga TPS, daya serap atau partisipasi masyarakat yang hadir di TPS mencapai 85%.

Pihaknya menilai, sisa dari 85% itu dapat dimungkinkan merupakan pemilih kategori lansia, disabilitas ataupun ibu hamil. Untuk itu, Walikota Santoso sempat meminta petugas di TPS untuk mendatangi ke rumah - rumah warga yang dirasa mengalami kendala dalam menyalurkan hak suaranya. Sedangkan untuk kerawanan di Kota Blitar dalam pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman, kondusif tanpa ada permusuhan.

"Kita sudah lakukan monitoring untuk pelaksanaan Pilkada. Setelah kita lakukan monitor ada beberapa TPS yang daya serap masih 85%. Kita himbau kepada  petugas KPPS utamanya disabilitas dilakukan TPS keliling kunjungan termasuk yang belum menggunakan hak pilihnya agar ada petugas yang mendatangi ke alamat - alamat" kata Walikota Santoso.

Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya mengatakan selain melakukan mitigasi TPS yang rawan bencana, KPU Kota Blitar juga mengingatkan agar petugas di TPS membantu pemilih yang memiliki kendala, seperti para pemilih lansia, ibu hamil dan disabilitas dengan mengunjungi ke rumah - rumah. Rangga menyebut dengan adanya upaya tersebut partisipasi masyarakat dapat meningkat.

"Kita berharap untuk menambah persentase partisipasi masyarakat kalau bisa di tiap - tiap TPS mengalami peningkatan. Mayoritas masih 85 - 90-an," kata Rangga.

Sementara dalam monitoring tersebut terdiri dari TPS 13 Kampung Baru Kelurahan Sukorejo, TPS 03 Kelurahan Rembang dan TPS 10 Kelurahan Kepanjenkidul. (Fan)