Kota Blitar - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Blitar masih jadi perhatian masyarakat. Salah satunya terkait pemberian minuman yakult pada hari pertama pelaksanaan yang sempat menuai pro dan kontra.
Menanggapi hal itu, Ahli Gizi SPPG Kecamatan Sananwetan, Putri Eka Agustina menegaskan bahwa setiap menu MBG telah disusun sesuai standar gizi dan kebutuhan anak sekolah. Pihaknya mencontohkan menu MBG pada Rabu (27/08/2025) yang disesuaikan dengan takaran gizi seperti nasi 267 kkal, sayur 170 kkal, kroket ayam 80 kkal, jeruk 15 kkal dan puding 120 kkal.
"Semua sesuai juknis standar gizi kebutuhan anak sekolah,” ungkapnya.
Terkait pemberian yakult, Putri menjelaskan minuman probiotik tersebut bermanfaat untuk membantu kerja saluran pencernaan anak. Meski mengandung gula, jumlahnya disebut masih aman. Satu botolnya mengandung gula yang bila ditakar setara 50kkal sesuai dengan juknis MBG. Pemberiannya juga tidak dilakukan setiap hari namun divariasikan dengan menu lainnya.
“Memang kandungan gula ada, kami siasati dengan tekan kadar gula menu lainnya. Dan yakult bukan menu tetap harian, menu divariasikan dengan susu kemasan, susu kedelai, maupun puding,” jelasnya.
Lebih lanjut, Putri menegaskan setiap dapur penyedia MBG selalu didampingi seorang ahli gizi, agar takaran porsi dan kualitas menu tetap sesuai standar. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap komposisi menu yang diberikan pada anak-anak di sekolah. (Pang)