Kota Blitar - Kota Blitar menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertanian ramah lingkungan, yaitu dengan penguatan program pembuatan pupuk organik. Hingga pertengahan 2025, sebanyak 41 kelompok tani (poktan) berhasil memproduksi 927 ton pupuk organik secara mandiri.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Penyuluhan, DKPP Kota Blitar, Dian Lukita Sari menjelaskan capaian ini menjadi bukti kemandirian petani. Menurutnya, ratusan pupuk organik itu dimanfaatkan untuk mencukup kebutuhan internal poktan. Sehingga mampu mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia.
"Sebanyak 41 poktan sepanjang pertengahan tahun ini telah memproduksi pupuk organik total 927 ton. Dengan total produksi ini, kini mereka lebih mandiri dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pupuk kimia," terangnya.
Dian menambahkan, DKPP secara rutin mengadakan pelatihan agar kelompok tani mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dan berkelanjutan. Langkah menjadi strategi Pemerintah Daerah dalam mendukung dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Program pelatihan pupuk organik ini akan terus kami lanjutkan, dengan harapan semakin banyak poktan yang bisa memproduksi pupuk sendiri, sehingga pemanfaatannya juga bisa digunakan ke lahan pertanian yang lebih meluas," ungkapnya.
Dian menilai keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kemandirian petani, tetapi juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (Pang)