Kota Blitar - Wild Water Indonesia (WWI) Blitar terus melakukan konservasi untuk melestarikan ekosistem sungai agar tidak punah. Salah satunya dengan melakukan pelepasan ratusan ikan lokal jawa di sungai Kota Blitar pada Sabtu (20/04/2024).
Penggerak WWI Blitar, Deny Master mengatakan pelepasan ikan lokal di sejumlah sungai Kota Blitar bertujuan untuk konsisten menjaga dan melestarikan lingkungan. Kegiatan ini rutin dilakukan WWI setiap tahunnya. Kali ini WWI Blitar melepas kurang lebih 250 ekor ikan wader pari dan wader cakul. Dua jenis ikan ini dipilih karena karena wader pari maupun wader cakul merupakan ikan lokal yang berasal dari perairan Jawa.
Deny menambahkan selain menebar bibit ikan lokal, WWI Blitar juga melakukan sosialisasi melalui himbauan dalam bentuk spanduk dan banner terkait larangan penggunaan bahan peledak, setrum, racun untuk menangkap ikan. Sebab, tindakan itu dapat merusak ekosistem sungai sesuai UU RI No. 31 Tahun 2004 tentang perikanan.
"Upaya ini konsisten kali lakukan agar populasi ikan lokal di Jawa masih bertahan. Terlebih sekarang marak para pemburu ikan yang menggunakan setrum, racun dan lainnya," kata Deny.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh memberikan respon yang positif untuk WWI Blitar. Dewi menilai peran WWI dalam menjaga ekosistem lingkungan khususnya sungai sangat membantu Pemerintah Daerah. Karena kegiatan ini juga dapat memberikan motivasi bagi masyarakat untuk lebih sadar dalam merawat dan menjaga ekosistem sungai.
"Menurut kami ini tindakan yang positif sekali karena ini dapat menjaga ekosistem sungai agar tetap lestari dan seimbang," terang Dewi.
Dengan adanya penebaran ikan lokal seperti wader pari dan wader cakul, Dewi berharap ke depan ikan-ikan lokal tidak punah. (Fan)