admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Kota Blitar Jadi Pilot Project Penyusunan Renstra Kesehatan

Admin Kota 20 Sep 2025 478x
Kota Blitar Jadi Pilot Project Penyusunan Renstra Kesehatan

Kota Blitar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar bersama Tim Pendamping Tata Kelola Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) menggelar Sosialisasi Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja (Renja) Sektor Kesehatan Tahun 2026, di Hotel Puri Perdana Kota Blitar, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting karena Kota Blitar ditunjuk sebagai salah satu pilot project penyusunan Renstra dan Renja sektor kesehatan oleh Biro Perencanaan dan Anggaran, Kementerian Kesehatan RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan menyampaikan proses penyusunan dokumen sudah berjalan selama lima bulan, diawali dengan workshop bersama, hingga kini masuk tahap finalisasi. Menurutnya, sosialisasi ini dilaksanakan agar rancangan program yang disusun bisa direview bersama dengan organisasi perangkat daerah terkait, sehingga sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Blitar.

“Alhamdulillah Kota Blitar ditunjuk sebagai pilot project penyusunan Renstra. Bulan ini kita memasuki tahap final sebelum dipresentasikan di Jakarta bulan depan. Hari ini kita paparkan ke OPD terkait agar program-program strategis di bidang kesehatan dapat dijalankan secara sinergis,” ujar Dharma.

Dharma menjelaskan, Renstra 2025-2029 akan difokuskan pada empat cakupan prioritas, yakni menurunkan angka kematian ibu dan bayi, memperkuat konvergensi penanganan stunting, mengoptimalkan jangkauan layanan kesehatan, serta mengeliminasi penyakit menular seperti TBC dan HIV. Sekaligus mengendalikan penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi. Dokumen tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Blitar dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu, Ketua Tim Pendamping Tata Kelola Kesehatan dari Universitas Airlangga, Setya Haksama menambahkan bahwa dokumen final Renstra dan Renja Kesehatan Kota Blitar disusun berdasarkan hasil analisis situasi dan pemetaan persoalan kesehatan di daerah. Menurutnya, program prioritas yang sudah dirumuskan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan anggaran daerah.

“Alhamdulillah proses penyusunan berjalan baik dan sudah sampai pada hasil final. Dengan rancangan ini, kita berharap Pemkot Blitar dapat segera mengimplementasikan program-program inovatif pemberdayaan masyarakat agar peningkatan derajat kesehatan bisa lebih nyata dirasakan,” terang Setya.

Melalui sosialisasi ini, Pemkot Blitar optimis Renstra Kesehatan 2025–2029 dapat menjadi landasan strategis untuk memperkuat layanan kesehatan sekaligus menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat di masa mendatang. (Pang)