Kota Blitar - Jumlah cakupan Sub PIN Polio putaran pertama di Kota Blitar berhasil menempati posisi tertinggi kedua di Jawa Timur. Total terdapat belasan ribu anak usia 0-7 tahun di Kota Blitar telah tercover dalam Sub PIN Polio putaran pertama Pelaksanaannya berlangsung pada tanggal 15-20 Januari 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dharma Setiawan mengatakan animo masyarakat dalam mengikuti Sub PIN Polio putaran pertama sangat tinggi. Sesuai evaluasi Pemprov Jatim, cakupan Sub PIN Polio di Kota Blitar mencapai 98,08%. Jika dirinci, ada sekitar 19.521 anak yang sudah menerima vaksin polio dari target 19.758 anak.
"Bagi kami untuk sangat luar biasa, sehingga patut kita berikan apresiasi. Sebab kemarin didukung berbagai lintas sektor, Camat - Lurah, PKK, Dinas Pendidikan dan unsur lainnya," jelas Dharma.
Menurutnya, capain itu berkat dukungan jajaran lintas sektor dan tingginya kesadaran masyarakat dalam memberikan perlindungan bagi anak-anak. Mengingat, penyakit polio tidak bisa disembuhkan dan dapat menyebabkan kecacatan seumur hidup.
Sementara program Sub PIN Polio ini dihadirkan Pemerintah untuk memutus penyebaran virus polio. Setelah penyakit lumpuh layu itu terdeteksi di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.
"Jenis vaksin yang diberikan ini berbeda dengan imunisasi dasar polio. Makanya kami berharap dukungan dari masyarakat, karena ini menjadi hak daripada anak-anak," jelas Dharma.
Lebih lanjut, Dharma mengaku kini tengah menyiapkan pelaksanaan Sub PIN Polio putaran ke dua. Rencananya akan dilaksanakan 19 - 24 Februari 2024. (Kir)