Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar bersama tim pelaksana program makan bergizi gratis (MBG) memastikan distribusi bantuan makanan ke sekolah dan posyandu berjalan efektif. Untuk mendukung kelancarannya, radius pendistribusian MBG dibatasi maksimal 6 kilometer dari dapur umum.
Tim SPPG Kecamatan Sananwetan, Ahmad Habibi menjelaskan pembatasan radius distribusi paket MBG ini merupakan kebijakan teknis dari pusat guna menjaga kualitas bantuan paket.
"Kebijakan pembatasan jarak ini untuk memastikan paket makan yang diberikan benar - benar sampai tepat waktu," ungkapnya.
Menurut Habibi, dengan kebijakan ini, keterlambatan dalam pendistribusian MBG bisa diminimalisir. Sehingga menu MBG tetap layak dikonsumsi saat diterima para penerima manfaat. Habibi berharap MBG dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Sehingga mampu mendukung visi pemerintah untuk menguatkan SDM dan mencegah stunting sejak dini.
"Bila ada keterlambatan saat minggu pertama dikarenakan miscom jam pengantaran dengan sekolah, namun kini karena pengantaran dan distribusi sudah berjalan SOP, paket MBG bisa kami hantarkan tepat waktu ke sekolah-sekolah," ujarnya.
Sementara itu Sobat, saat ini satu dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Blitar berlokasi di Jl. Jawa, Sananwetan, Kota Blitar. (Pang)