Blitar Kota - Dari data tiga puskesmas dan empat rumah sakit yang ada di Kota Blitar, 65% wanita pengguna KB di Kota Blitar lebih memilih IUD, sisanya berupa implan dan pil serta suntik.
Dra. Sulistiani, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( P3AP2KB ) Kota Blitar saat ditemui di kantornya, Kamis, (30/01/2020) pagi mengatakan, alasan IUD dipilih karena dinilai terbukti 99,7% ampuh mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, sehingga dinilai menjadi alat kontrasepsi paling efektif. Selain itu, menurut para akseptor, IUD bisa dilepas kapan saja tanpa mempengaruhi kesuburan wanita, aman digunakan ibu menyusui, mengurangi resiko kanker serviks, tidak mengakibatkan kegemukan,serta mengurangi nyeri dank ram PMS.
Meski menjadi favorit akseptor KB di Kota Blitar, pihaknya bekerja sama dengan rumah sakit, puskesmas dan kelurahan, terus gencar mensosialisasikan pentingnya KB bagi wanita, baik menggunakan implan, pil dan suntik. Tujuannya agar program KB di Kota Blitar sukses serta target yang ditetapkan BKKBN Provinsi Jawa Timur bisa terealisasi.
“KB itu tergantung selera masing - masing ya, pas kebetulan data yang kita dapat IUD yang paling banyak tetapi kontrasepsi lain juga banyak yang diminati. ” Jelas Sulistiani.
Selain IUD, suntik, pil, implan dan kondom menjadi alat kontrasepsi yang banyak dipilih wanita Kota Blitar. (Yud)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023