Kota Blitar - Peringatan Hari Tani Nasional 2025, Rabu (24/9/2025) dimanfaatkan Pemerintah Kota Blitar untuk menegaskan komitmen melindungi lahan pertanian agar tetap produktif dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan, potensi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di wilayahnya mencapai 303,18 hektar dari total 979 hektar luas baku sawah. Saat ini, proses Raperda LP2B masih dalam tahap harmonisasi di Kemenkumham Kanwil Jawa Timur, dan ditargetkan berlanjut ke pembahasan di DPRD pada tahun depan.
Pihaknya menambahkan, perlindungan LP2B bertujuan memastikan lahan yang telah ditetapkan tidak dapat dialihfungsikan untuk kepentingan lain. Dengan demikian, keberadaan sawah tetap terjaga sebagai sumber produksi pangan dan tidak tergerus oleh konversi lahan non-pertanian.
“Tentu tujuannya untuk melindungi lahan pertanian berkelanjutan agar lahan pertanian seluas 303,18 tidak bisa dialihkan. Supaya tetap berkelanjutan untuk pertanian,” ujarnya.
Pada momentum Hari Tani Nasional, DKPP Kota Blitar berharap produktivitas pertanian semakin meningkat dan regenerasi petani terus berjalan. (Vid)