Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar hadir dalam rangkaian Haul Masyayikh dan Milad Ke-68 Tahun Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Bustanul Muta'alimat serta Milad Ke-12 SMP-SMA Al Muhafidzoh Kota Blitar. Acara yang digelar di PP Bustanul Muta'alimat Kelurahan Blitar, Kamis (11/9/2025), ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pesantren di Kota Blitar dalam mencetak generasi yang unggul dan religius.
Asisten Pemerintahan, Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat, Setda Kota Blitar, Mokhamad Sidiq yang hadir mewakili Walikota Blitar menyampaikan apresiasi sekaligus pesan khusus pada pengasuh ponpes dan para santri. Menurutnya pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berilmu dan berakhlak.
"Pesan kami kepada pondok semoga semakin berkembang, semakin banyak santrinya. Pada para santri harus rajin dan semangat menimba ilmu untuk menjadi para pemimpin ulama/ustadzah di masa mendatang. Pemkot Blitar tentu akan terus hadir mendukung program ponpes yang membawa kemanfaatan baik bagi santri maupun lingkungan sekitar," ungkapnya.
Dukungan terhadap pesantren juga disampaikan, K.H. Zulfa Musthofa - Wakil Ketua Umum PBNU yang turut hadir dalam agenda tersebut. Pihaknya menekankan pentingnya menjaga eksistensi pesantren sebagai pusat pilar peradaban.
"Kami harap ponpes ini berserta para kader ulamanya terus istiqoma mengampu sehingga pesantren di Blitar dapat berkembang lebih pesat. Dari santri akan lahir ulama dan ustadzah yang mewarisi tradisi keilmuan yang bersumber dari Al-Quranul Karim. Semoga tradisi keislaman di Blitar terus terpelihara, walau kecil kotanya mari kita bangun peradabannya menjadi Kota Santri," ujarnya.
Melalui peringatan Haul Masyayikh dan Milad kali ini, sinergi antara pemerintah daerah, pesantren dan masyarakat kembali diteguhkan. Ke depan, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tapi juga menjadi pusat pemberdayaan yang mampu mencetak generasi unggul, religius dan siap meneruskan estafet peradaban bangsa. (Pang)