Kota Blitar - Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan di Kota Blitar sejak sepekan terakhir. Meski distribusi manfaatnya belum merata, kehadiran program ini diharapkan mampu terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim menegaskan, meski masih awal pelaksanaan, namun harus dilakukan secara optimal. Menurutnya, MBG perlu dievaluasi secara berkala agar kualitasnya semakin meningkat dari waktu ke waktu.
“Karena anggaran dan teknis sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat, peran daerah lebih pada mengawal pelaksanaan. DPRD juga mendorong agar pemerintah kota memfasilitasi hal-hal terkait perizinan dan dukungan teknis lain sesuai kewenangan daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, distribusi MBG di Kota Blitar sudah mulai dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sananwetan. Ribuan paket makan bergizi telah disalurkan, dan secara bertahap ditargetkan bisa mencapai 4.000 porsi. Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan dengan menu bergizi seimbang.
Petugas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Sananwetan, Ahmad Habibi menyebut pelaksanaan perdana ini masih dalam tahap evaluasi dan adaptasi. Pihaknya menambahkan, SPPG Sananwetan menyiapkan menu berbeda setiap hari agar penerima manfaat bisa merasakan variasi gizi yang lebih lengkap.
“Ke depan terus kami lakukan langkah evaluasi berkelanjutan, yang diharapkan membuat program ini berjalan semakin baik,” tandasnya. (Vid)