Kota Blitar - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar melakukan pemantauan kesehatan hewan (keswan) di Pasar Hewan Dimoro pada hari Jumat (15/03/2024). Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran penyakit hewan ditengah cuaca ekstrem.
Plt. Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh menjelaskan dalam pemantauan Keswan ini, petugas melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak kambing dan sapi. Bertepatan dengan hari pasaran Jumat Legi, terdapat ratusan hewan ternak yang dibawa pedagang dari berbagai daerah. Sehingga pemeriksaan hanya dilakukan secara sampling.
"Tadi ada sekitar 600-an hewan yang ada di pasar, tapi pemeriksaan hanya kita lakukan secara sampling saja," jelas Dewi.
Hasilnya petugas menemukan satu ekor sapi yang menunjukkan gejala mengarah ke Lumpy Skin Disease (LSD) karena ada nodul di kulit. Selain itu juga ditemukan sapi yang memiliki lepuhan kaki yang mengarah ke Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Menurut Dewi kedua hewan itu bukan berasal dari Kota Blitar. Sehingga usai dilakukan penanganan, pihaknya langsung meminta pedagang untuk pulang ke daerah asal. Dewi juga meminta agar hewan yang sakit dikarantina terlebih dahulu.
"Kita bawakan cairan desinfektan supaya pulang itu kandangnya disemprot. Tadi kami edukasi supaya hewan ini tidak dibawa ke pasar dulu," kata Dewi.
Dewi berharap upaya yang dilakukan DKPP Kota Blitar bisa menjaga wilayah dari sebaran PMK dan LSD. Selain itu juga bisa memberikan rasa aman bagi calon pembeli hewan ternak di Pasar Hewan Dimoro. (Kir)