admin@blitarkota.go.id (0342) 801171

BERITA

Disperindag Kota Blitar Perketat Pengawasan 212 Merek Beras Diduga Oplosan

Pengawasan rutin dilakukan di retail modern dan pasar tradisional untuk memastikan peredaran beras bersertifikat dan bebas dari oplosan di Kota Blitar.

Admin Kota 07 Aug 2025 551x
Disperindag Kota Blitar Perketat Pengawasan 212 Merek Beras Diduga Oplosan
Petugas Disperindag Kota Blitar memeriksa kemasan beras di retail modern untuk memastikan produk bersertifikat dan bebas dari beras oplosan.

Kota Blitar - Merespons maraknya isu beras oplosan di beberapa daerah Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar langsung memperketat pengawasan distribusi beras di wilayahnya. Pengawasan dilakukan secara rutin, khususnya terhadap 212 merek beras diduga oplosan yang telah dirilis Kementerian Pertanian.

Kepala Disperindag Kota Blitar, Hakim Sisworo  mengungkapkan, hasil pengecekan menunjukkan mayoritas beras dari daftar tersebut ditemukan di sejumlah retail modern. Sedangkan di pasar tradisional nyaris tidak ditemukan. Disperindag juga mencatat bahwa pihak pabrik telah menarik stok lama dari pasaran dan menggantinya dengan produk baru yang sudah dilengkapi sertifikasi.

Selain itu, Hakim menyebut, Disperindag turut memeriksa alat timbang di sejumlah titik distribusi. Hasilnya, tidak ditemukan penyimpangan dan indikasi beras oplosan. Pihaknya mengakui, para agen sempat khawatir untuk menjual, namun diarahkan untuk memastikan produk memiliki sertifikasi dan harga sesuai kualitas.

“Nah, di retail-retail itu setelah kami cek, beras yang dulu ketemu diduga oplosan itu ditarik lagi sama pabrik. Kemudian diganti beras baru, kemasannya juga ada sertifikasinya dan harganya juga turun,” jelasnya.

Dengan adanya pengawasan ketat, Hakim memastikan peredaran beras oplosan di Kota Blitar aman terkendali. Produk yang beredar saat ini telah mengalami penyesuaian harga, kemasan bersertifikat, dan dipastikan layak edar. (Vid)