Blitar Kota - Dinas Perhubungan Kota Blitar mengusulkan anggaran pengadaan palang perlintasan kereta api di empat titik di Kota Blitar senilai 3,2 miliar rupiah. Anggaran itu nantinya akan dibahas dalam RAPBD Kota Blitar tahun 2020. Demikian disampaikan Priyo Suhartono, Kepala Dinas Perhubungan Kota Blitar.
Priyo mengatakan empat titik yang akan dipasang palang perlintasan yaitu Jalan Nias, Jalan Bengawan Solo, Jalan Lekso, dan di Lingkungan Ngegong, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan. Empat wilayah itu, kondisinya vital dan masuk kawasan padat lalu lintas. Selain itu, di wilayah tersebut belum terpasang palang pintu, hanya dipasangi Early Warning System (EWS) atau lampun peringatan. Priyo menjelaskan pemasangan palang perlintasan di satu titik membutuhkan anggaran sekitar Rp 700 juta sampai Rp 800 juta. Sehingga total anggaran yang akan diajukan nanti sekitar 3,2 miliar rupiah.
“Untuk satu palang perlintasan membutuhkan anggaran sekitar 700 juta sampai 800 juta. Kalau dikalikan empat anggaran yang kita butuhkan 3,4 miliar rupiah, kita usulkan segitu,” kata Priyo.
Menurut Priyo, pemasangan palang perlintasan di Jl Nias harus segera dilakukan. Mengingat PT. KAI sudah melepas palang perlintasan di Jl. Nias pasca sebuah mobil menabrak palang perlintasan, sehingga mengganggu perjalanan kereta api. Untuk menjaga keamanan lalu lintas sekitar, PT. KAI memasang beton di sebelah timur dan barat perlintasan. Priyo mengatakan, beton tersebut bisa dilepas jika Pemerintah Kota sudah memiliki alat pengaman pengganti.
Priyo menambahkan, rencana usulan anggaran ini sudah disampaikan ke pimpinan. Meski demikian, keputusan akhir tetap menunggu persetujuan tim anggaran dan badan anggaran Pemerintah Kota Blitar. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 13 Jun 2019
by Admin Kota | 10 May 2019
by Admin Kota | 22 Jun 2023
by Admin Kota | 15 Aug 2025
by Admin Kota | 04 Mar 2019
by Admin Kota | 11 Jan 2023