Kota Blitar - Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan Ibu dan anak. Berdasarkan hasil pendataan, hingga bulan ini tercatat 72 ibu hamil di Kota Blitar terus mendapat pendampingan karena terindikasi mengalami kekurangan energi kronis (KEK).
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Endang Purwono menjelaskan bahwa temuan tersebut berasal dari hasil pemantauan tiga puskesmas di seluruh wilayah Kota. Pihaknya menyebut kondisi KEK pada Ibu hamil tidak dapat dianggap remeh karena berdampak terhadap kondisi janin kandungan. Bayi yang dilahirkan berisiko mengalami berat badan rendah bahkan hingga berpotensi menyebabkan stunting.
"Dari pendataan di tiga puskesmas, kami menemukan 72 Ibu hamil yang mengalami kondisi KEK tersebar dari seluruh wilayah kecamatan," ungkapnya.
Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Kesehatan telah menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus ibu hamil yang mengalami KEK. Bantuan ini diberikan selama 120 hari atau dalam masa kehamilan empat bulan pertama melalui fasilitas puskesmas.
"PMT ini diharapkan mampu mencegah risiko kesehatan yang lebih serius pada bumil, sekaligus memastikan tumbuh kembang janin tetap optimal," ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau para ibu hamil untuk terus memperhatikan pola makan seimbang serta menghindari aktivitas fisik yang berat. Upaya intervensi ini tentunya turut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus memperkuat layanan kesehatan masyarakat di daerah. (pang)